 |
| Bintil Hitam (Comedone) |
Bintil hitam berwarna hitam.'' Ini merupakan noda-noda yang tidak jelas pada kulit muka, masing-masing merupakan sumbat lemak yang menyumbat kantong rambut. Sumbat itu kelihatan hitam karena sudah terbakar.

Pemendekan atau kontraksi abnormal pada otot leher itulah penyebab leher terputar.'' Mungkin ini tidak akan diperhatikan sebelum anak itu belajar berjalanatau mengangkat kepalanya,karena sebelum itu otot kecil dan lemah. Kalau keadaannya memburuk, bentuk wajahnya tidak akan sempurna selamanya.'' Yang sebelah lebih pendek dan lebih pipih dari yang lain.''' Keadakan yang sepele pada waktu masih bayi akan menjadi cacat setelah anak itu tumbuh. Yang terpenting ialah pengobatan yang dini.'' Satu hal yang mengerikan kalau leher yang terputar ini dibiarkan saja sampai bentuk wajahnya tidak dapat di ubah lagi.''
Bagi orang dewasa, leher yang terputar ini adalah pernyatakan histeris dari pergumulan batin. Dalam hal ini sering tidak membawa hasil.''
Tips yang harus anda lakukan : Kelainan Susunan Tulang, Leher Bayi Terputar (Miring)
1. Kalau kebanyakan leherterputar ini sudah ada sejak lahir dan kemungkinan akan memburuk, betulkanlah itu sesegera-segeranya. Kalau sudah terlalu parah, perlu di adakan pembegahan oleh seorang ahli bedah tulang.''
2. Kalau keadakan itu belum terlalu parah, biarlah seseorang memegang lengan dan bahu anak itu dengan kuat, dan seorang lagi memutar kepalanya lebih jauh dari posisi yang ormal Tanpa menyakitinya. Kemudian pijitlah otot yang direntangkan itu selama beberapa menit. Lakukanlah ini beberapa kali sehari.''
3. Mungkin dia memerlukan pembedahan. Setelah di buang otot yang menegang itu, lehernya perlu digips atau dia harus berbaring di tempat tidur.
4. Anda perlu seorang dokter ahli bedah tulang untuk segera menanganinya.''
 |
| Herpes zoster (Sinannaga) |
Sinannaga termasuk penyakit virus yang akut dan menyakitkan karena merusak kulit yang menutupi urat saraf dan urat saraf itu sendiri.'' Ini ditandai dengan kelompok luka-luka kecil pada kulit yang memerah karena peradangan.'' Kulit pecah-pecah membentuk bintil-bintil yang berkelompok, setiap kelompok bertumbuh dekat ujung pembulu saraf. Luka-luka dengan dasar merah itu mengering dan membentuk kerak-kerak setelah satu atau dua minggu. Apabila kerak-kerak itu mengelupas, bekasnya akan kelihatan seperti parut. Kadang-kadang luka itu akan menjadi bisul sebelum kering.'' Dalam keadakan yang parah, luka itu akan mengalami mati jaringan.'' sebelum luka itu muncul, maka timbulah rasa sakit yang mirip dengan sakit saraf. Rasa sakit ini bertahan beberapa minggu, beberapa bulan bahkan bertahun-tahun lamanya setelah lenyap tanda-tanda luka. Ini benar terutama pada orang yang sudah lanjut usia, apalagi kalau terjadi di dahi atau bagian muka.''