Peradangan alat reproduksi wanita terjadi sehubungan dengan tiga macam infeksi: Infeksi penyakit kotor (60 prosen dari semua kasus), infeksi kuman streptococci dan staphylococci (35 prosen), dab infeksi tbc (5 prosen). Walaupun bukan hanya satu alatdalam panggul dan jaringan-jaringan di sekitarnya yang terlibat, biasanya saluran indung telurlah yang lebih lazim terkena. Peradangan ini di sebut salpingitis.''
Kuman penyakit kotor memasuki alat reproduksi sewaktu berhubungan kelamin dengan seorang yang telah krtularan penyakit itu. Mula-nula kuman itu menimbulkan infeksi pada jaringan-jaringan di sekitar liang senggama dan kemudian infeksi itu menyebar ke selaput rahim dan menjalar ke atas sampai ke dalam saluran indung telur, di mana terjadi kerusakan yang paling besar. Mungkin juga infeksi itu menjalar sampai selaput perut atau indung telur. Lapisan saluran indung telur itu dirusakkan. Saluran itu tidak sanggup lagi untuk menyalurkan telur, maka terjadilah kemandulan yang permane.''
Sekarang ini banyak dokter yang menganjurkan Satu prosedur latihan sederhana kepada pasien wanita untuk menguatkan otot dari jaringan di sekitar liang sanggama.'' Gerakan badan ini memebawa hasil terutama :(1). Setelah melahirkan. (2) Kandung kemih tidak terkendalikan (air seni mengucur).(3). Sebelum diadakan pembedahan untuk membetulkan luka bekas melahirkan, dan (4) Apabila hubungan kelamin ditangguhkan karena liang sanggama yang terlalu longgar.''