Translate

Sabtu, 10 Maret 2012

Gejala Radang Saluran Indung telur (Salpingitis) dan Tips Pengobatannya

Peradangan alat reproduksi wanita terjadi sehubungan dengan tiga macam infeksi: Infeksi penyakit kotor (60 prosen dari semua kasus), infeksi kuman streptococci dan staphylococci (35 prosen), dab infeksi tbc (5 prosen). Walaupun bukan hanya satu alatdalam panggul dan jaringan-jaringan di sekitarnya yang terlibat, biasanya saluran indung telurlah yang lebih lazim terkena. Peradangan ini di sebut salpingitis.''

Kuman penyakit kotor memasuki alat reproduksi sewaktu berhubungan kelamin dengan seorang yang telah krtularan penyakit itu. Mula-nula kuman itu menimbulkan infeksi pada jaringan-jaringan di sekitar liang senggama dan kemudian infeksi itu menyebar ke selaput rahim dan menjalar ke atas sampai ke dalam saluran indung telur, di mana terjadi kerusakan yang paling besar. Mungkin juga infeksi itu menjalar sampai selaput perut atau indung telur. Lapisan saluran indung telur itu dirusakkan. Saluran itu tidak sanggup lagi untuk menyalurkan telur, maka terjadilah kemandulan yang permane.''



Infeksi yang disebabkan oleh organisme atreptococci atau staphylococci biasanya mulai sebagai infeksi setelah melahirkan. Kuman-kuman ini memasuki jaringan-jaringan leher rahim yang telah mengalami kerusakan pada waktu melahirkan, keguguran atau menggugurkan. Dalam perkembangan infeksi ini, kuman-kuman itu memasuki jaringan-jaringan di sekitar rahim yang kemudian terbawa ke dalam pembuluh darah dan kantong-kantong limfe dan terus kedalam saluran indung telur. Selaput saluran ini tidak selamanya mengalami kerusakan, sehingga dalam beberapa hal penderita ini masih dapat hamil setelah hilang infeksi itu.''

Keterlibatan saluran indung telur dalam infeksi tbc selamanya tidak sehebat infeksi ditempat lain seperti yang terdapatdalam paru-paru. Kuman-kuman itu dibawa ke dalam saluran indung telur yang disebabkan oleh kuman tbc sekarang dapat ditangani seperti pengobatab tbc di bagian tubuh lainya. Namun biasanya, jaringan-jaringan yang terkena itu perlu di buang dengan jalan operasi.''


Gejala-gejala radabg saluran indung telur itu berbeda satu debgab yagn lein. Dalam hal peradangan saluran indunga telur yang akut yagn disebabkan oleh penyakit kotor, Pasien merasa sangat sakit da perutnya bertambah besar. Timbul juga rasa mual, mintah-muntah, denam dan denyut jantunga yang memburu. Dalam hal peradangan yang disebabkan oleh organisme strepcocci atau staphylococci, pasien itu merasa lemas, panggulnya terasa sakit atau demam dan kedinginan. Apabila saluran indung telur itu retserang tbc, gejalanya tidak sehebat yagng lain, tetapi panggul tetap terasa sakit, dan lebih sakit lagi peda waktu kedatangan haid. Kadang-kadang pemderita mengeluarkan air seni bercampur darah. Biasanya pasien itu mengeluh kepada dokter yang dia tidak dapat hamil.''

Tips yang harus anda lakukan:

Beginilah program penyembuhan untuk penderita dua jenis radang saluran indung telur yang akut:

1. Baringkanlah pasien itu di atas tempat tidur yang bagian kepala terangkat lima puluh cm lebih tinggi.''


2. Berikanlah makanan lembek kepada pasien termasuk cairan sebanyak-banyaknya.''


3. Awasilah jangan sampai tubuh pasien kehabisan air. Dia mudah kehabisan air karena muntah-muntah.''


4. Hangatkanlah bagian panggul pasien. Cara yang terbaik ialah dengan merendam separuh badan dalam air panas.''


5. Tidak disangsikan lagi bahwa dokter akan memberikan obat sulfonamida dan antibiotika.''


6. Apabila fase akut sudah berlalu, mungkin dokter akan menganjurkan agar dilakukan pembedahan untuk membuang jaringan dan alat yang sudah rusak.''
Dalam hal peradangan saluran indung telur yang disebabkan oleh kuman TBC, tujuan utama untuk perawatan pasien ialah memerangi kuman TBC. Kalau penyakit ini diketahui pada tahap dini, tentu saja dokter akan memberikan resep obat yang akan memerangi penyakit TBC.'' Walau dalam kasus yang sudah terlambat, obat ini masih berguna untuk persiapan pasien menghadapi pembedahan bagian tubuh yang terkena infeksi itu.''

0 komentar:

Poskan Komentar

Tags

Labels

Blog Archive

Blog Archive