Translate

Sabtu, 10 Maret 2012

5 Gangguan Saraf dan Pikiran yang Berbahaya

Gangguan Saraf : penyakit was was
Saraf belakang dan otak terdiri daripada jaringan yang gampang rusak. Otak itu dilindungi oleh batok kepala sedangkan saraf belakang dilindungi oleh tulang belakang. Susunan saraf pusat ini bekerja dengan baik dalam keadaan normal. Tetapi apabila terserang penyakit atau tidak mendapat aliran darah, tugasnya akan terganggu, terutama kalau mendapat pukulan hebat atau terjepit. Apabila sebagian susunan saraf dikacaukan, yang lain juga akan menderita kekacauan itu.''

Dalam hal kelainan saraf ini, biasanya pengobatan di rumah tidak tepat. Lebih lanjut lagi, hasilnya bergantung kepada cara pengobatannya apakah penyakit itu dirawat dengan tepat setelah ditemukan dalam waktu yang dini.''



Ini lah Penyebab Gangguan Saraf yang utama :

A. Cacat dalam perkembangan.


Apabila susunan saraf dipengaruhi oleh kesalahan dalam perkembangan sejak lahir, akibatnya tergantung kepada bagian mana yang terkenan atau keparahan kerusakan itu.''
Hydrocephalus ialah pembesaran kepada karena pertambahan cairan otak di dalam kepala. Inilah contoh kerusakan dalam perkembangan otak yang mempengaruhi pusat saraf.''

B. Gangguan Infeksi atau Peradangan.



Ini akan mempengaruhi otak, saraf belakang, saraf lainya sama seperti jaringan lainnya. Ada dua contoh kelainan seperti ini : radang selaput otak dan penyakit lumpuh (pada anak-anak).''

C. Gangguan-Gangguan yang Bersifat Teknis, Metabolik dan nutrisi.



Beginilah keadaannya kalau susunan saraf dan seluruh tubuh dipengaruhi. Racun yang dihasilkan oleh kuman-kuman (seperti dalam hal tetanus, difteri, peracunan makanan kaleng), penyerapan bahan logam seperti timah, pemasukan bahan-bahan kimia seperti alkohol akan merusakkan otak dan jaringan-jaringan tata saraf. Gangguan-Gangguan pertumbuhan seperti phenylketonuria (PKU) dan penyakit gula karena keduanya mempengaruhi susunan saraf. Susunan saraf gampang terserang penyakit kalau kekurangan vitamin dalam makanan, sepertivitamin B.''

D. Ruda Paksa.



Meskipun susunan saraf dilindungi oleh susunan tulang, namun kerusakan berat akan terjadi apabila kepala dan punggung terkena cidera. Dalam hal luka memar, jaringan otak yang sangat halus itu akan mendapat gangguan yang berbeda-beda karena mendapat tekanan atau ketegangan. Pendarahan di dalam sotak atau di dalam saraf belakang dapat merusak jaringan di sana, juga karena tekanan darah beku.'' Dalam beberapa cidera, ini akan terbentuk luka-luka yang besar yang akan menggangu jaringan otak yang halus sehingga menimbulkan kejang-kejang. Kerap sekali saraf itu terobek.''

E. Kelainan Pembuluh darah.



Otak dan saraf belakang mendapat aliran darah yang cukup banyak.'' Ini diperlukan agar sel-sel jaringan yang aktip senantiasa mendapat zat asam dan bahan makanan. Apabila pembuluh darah menjadi rusak, maka otak dan saraf belakanglah yang lebih sering dan lebih cepat menderita secara serius daripada alat lainnya. Beberapa gejala tertentu seperti pikut akan diakibatkan oleh berkurangnya aliran darah ke dalam otak. Apabila dihentikan aliran darah ke dalam otak dan saraf belakang, maka timbullah gejala bahwa bagian itu kurang berfungsi. Biasanya inilah yang menjadi latarbelakang serangan otak di mana pembuluh darah itu tersumbat.''

F. Tumor Otak.



Tumor otak atau tumor saraf belakang termasuk "jinak" kalau tidak menyerang jaringan di sekitarnya, atau "ganas" kalau menyerangnya. Tumor jinakpun dapat menimbulkan gejala yang serius yang mengancam nyawa penderita karena menekan tata saraf di sekitarnya.''

Dalam banyak kasus tumor otak dan tumor saraf belakang, keadaan dapat ditanggulangi dengan membuang tumor itu selekas-lekasnya. Para ahli bedah otak sangat berpengalaman dalam mengatasi hampir se,ua bagian tata saraf.''


0 komentar:

Poskan Komentar

Tags

Labels

Blog Archive

Blog Archive